Assalamualaikum. wr. wb
Alhamdulillah setelah pada tulisan sebelumnya kita sudah membahas tentang adab makan dan minum. kali ini penulis akan sedikit memaparkan tambahan tentang tulisan sebelumnya. sebut saja tulisan sebelumnya merupakan poin pertama adab dalam makan dan minum. maka selanjutnya penulis akan membahas poin 2 dan 3.
1. Makan dan minum yang tersedia (ada)
Ada bebrapa maksud dalam point tersebut, yaitu:
Pada saat makan dan minum disunnahkan kita untuk mensyukuri makanan yang terhidang di depan kita, apapun itu harus kita syukuri. sebab, makanan yang terhidang di hadapan kita merupakan rezki yang Allah berikan kepada kita semua. sehingga tidak layak rasanya kita sebagai hamba yang menerima rizki tersebut tidak mensyukurinya. karena kata Allah.
Kemudian makna selanjutnya adalah. kita dianjurkan untuk mengambil makanan atau lauk yang berada dekat atau paling dekat dengan jangkauan kita. namun bukan berarti saat makanan tersebut jauh dari jangkauan kemudian kita tidak menyentuhnya sama sekali, saat kita kepingin dengan makanan tersebut, mintalah orang yang berada didekatnya untuk mendekatkanya pada anda, sehingga kita tidak perlu bergerak lebih untuk mengambilnya. hal ini kurang dianjurkan sebab, saat kita menjangkau makanan yang jauh maka akan melangkahi makanan-makanan yang berada di sebelum makanan tersebut, sehingga dikhawatirkan akan membawa akibat kurang baik pada makanan serta orang yang berada di sekitar kita. contoh : terlihat kurang sopan, terlihat rakus dengan makanan, dan terlihat kurang memiliki akhlaq yang baik terhadap orang lain.
Tidak mencari-cari yang tidak ada. maksud lain yang dapat kita fahami dari poin pertama adalah, kita dianjurkan tidak mencari makanan yang tidak ada. contoh. saat makan ayam cari kecap, padahal kecap tidak ikut disuguhkan, hal ini mengajarkan kepada kita untuk menghargai makanan yang kita makan. sebab apabila kita mencari makanan yang tidak tersajikan maka kita akan menyinggung makanan yang sudah ada. masyaAllah begitu tinggi akhlak yang diajarkan oleh agama ini.
2. Disunnahkan Untuk Tidak Makan Sendirian
Alhamdulillah setelah pada tulisan sebelumnya kita sudah membahas tentang adab makan dan minum. kali ini penulis akan sedikit memaparkan tambahan tentang tulisan sebelumnya. sebut saja tulisan sebelumnya merupakan poin pertama adab dalam makan dan minum. maka selanjutnya penulis akan membahas poin 2 dan 3.
1. Makan dan minum yang tersedia (ada)
Ada bebrapa maksud dalam point tersebut, yaitu:
Pada saat makan dan minum disunnahkan kita untuk mensyukuri makanan yang terhidang di depan kita, apapun itu harus kita syukuri. sebab, makanan yang terhidang di hadapan kita merupakan rezki yang Allah berikan kepada kita semua. sehingga tidak layak rasanya kita sebagai hamba yang menerima rizki tersebut tidak mensyukurinya. karena kata Allah.
لئن شكرتم لأزيدنكم ولئن كفرتم إن عذابي لشديدArtinya : sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikamt tersebut, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. (QS. Ibrahim; 7 )
Kemudian makna selanjutnya adalah. kita dianjurkan untuk mengambil makanan atau lauk yang berada dekat atau paling dekat dengan jangkauan kita. namun bukan berarti saat makanan tersebut jauh dari jangkauan kemudian kita tidak menyentuhnya sama sekali, saat kita kepingin dengan makanan tersebut, mintalah orang yang berada didekatnya untuk mendekatkanya pada anda, sehingga kita tidak perlu bergerak lebih untuk mengambilnya. hal ini kurang dianjurkan sebab, saat kita menjangkau makanan yang jauh maka akan melangkahi makanan-makanan yang berada di sebelum makanan tersebut, sehingga dikhawatirkan akan membawa akibat kurang baik pada makanan serta orang yang berada di sekitar kita. contoh : terlihat kurang sopan, terlihat rakus dengan makanan, dan terlihat kurang memiliki akhlaq yang baik terhadap orang lain.
Tidak mencari-cari yang tidak ada. maksud lain yang dapat kita fahami dari poin pertama adalah, kita dianjurkan tidak mencari makanan yang tidak ada. contoh. saat makan ayam cari kecap, padahal kecap tidak ikut disuguhkan, hal ini mengajarkan kepada kita untuk menghargai makanan yang kita makan. sebab apabila kita mencari makanan yang tidak tersajikan maka kita akan menyinggung makanan yang sudah ada. masyaAllah begitu tinggi akhlak yang diajarkan oleh agama ini.
2. Disunnahkan Untuk Tidak Makan Sendirian


